Beranda > Berita > Kasus Pembantaian Korban Isu Penculikan 10 Polisi dan Sembilan Warga Sipil Diperiksa

Kasus Pembantaian Korban Isu Penculikan 10 Polisi dan Sembilan Warga Sipil Diperiksa

Mataram (kif)
Upaya penegakan hukum oleh kepolisian untuk kasus amuk massa di empat lokasi berbeda, terus menunjukkan perkembangan. Sedikitnya 10 polisi dari Polsek Kediri dan Polsek Pujut diperiksa. Selain aparat, ada sembilan warga sipil juga sudah dimintai keterangan.

Pemeriksaan para saksi itu, merupakan perkembangan terbaru untuk kasus pembunuhan di empat lokasi berbeda, Polsek Kediri, Selat Narmada, Polsek Pujut dan Desa Sukaraja Lombok Timur. Dimana dari empat lokasi itu, lima nyawa melayang sia – sia. “Direktorat Reserse Kriminal Umum sedang bekerja keras dengan tim yang sudah dibentuk. Perkembangan terakhir, saksi – saksi itulah yang sudah dimintai keterangan,” kata Kabid Humas Polda NTB, AKBP Drs. Sukarman Husein kepada Suara NTB.

Khusus pemeriksaan polisi itu, merupakan pemeriksaan internal untuk memastikan protap yang sudah ditempuh personel saat penanganan massa anarkis.  Para anggota yang dimintai keterangan itu, tiga diantaranya dari Polsek Pujut Lombok Tengah dan enam anggota polisi di Polsek Kediri Lombok Barat (lihat tabel).

Para saksi ini disebut sebagai orang – orang yang mengetahui dan menyaksikan langsung kejadian saat itu. Seperti halnya anggota polisi, berada di Markas Polsek untuk pengamanan. Mereka dimintai keterangan seputar pengetahuannya terhadap peristiwa tersebut. ‘’Para anggota polisi ini kami mintai keterangan secara internal,’’ terangnya.

Sedangkan pemeriksaan warga sipil, karena dianggap tahu persis kejadian tersebut. untuk kejadian di Jerowaru Lotim, ada empat warga yang dimintai keterangan sedangkan kejadian di Narmada, ada lima orang sudah memenuhi panggilan. “Mereka dimintai keterangan dan diinterogasi seputar kejadian  itu,” terang Sukarman.

Diyakinkannya, rangkaian pemeriksaan itu akan segera mengarah pada para tersangka yang mengeksekusi tanpa ampun para korban. Selain pemeriksaan saksi, juga dilakukan penyitaan barang bukti berupa batu, benda tumpul, parang dan senjata tajam lainnya. Khusus barang bukti kejadian di Kute, Loteng, sepeda motor korban atas nama Dedi dan Arif yang sudah hangus. Sedangkan di Lotim, barang bukti berupa mobil milik korban Suhaimi. Polisi juga melakukan olah TKP untuk empat lokasi berbeda tersebut, dengan harapan ada petunjuk yang semakin terang kearah para pelaku.

Karena masuk skala prioritas, setiap hari kasus ini dilakukan analisa dan evaluasi (anev) sebab terus menjadi atensi Polda NTB dan Mabes Polri. Sebagaimana janji pihak Polda NTB sebelumnya, kasus penganiayaan yang menyebabkan lima korban tewas tidak akan didiamkan. Diantara massa yang menjadi pelaku, ada beberapa orang yang dibidik untuk dijadikan tersangka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (ars)

Para saksi yang diperiksa

No Nama Keterangan
1 Brigadir AT Anggota Polsek Kediri
2 Aipda Rus Anggota Polsek Kediri
3 Briptu MM Anggota Polsek Kediri
4 Briptu ZEI Anggota Polsek Kediri
5 Briptu IKJ Anggota Polsek Kediri
6 Briptu AM Anggota Polsek Kediri
7 Briptu IMM Anggota Polsek Kediri
8 Brigadir MW Anggota Polsek Pujut
9 Brigadir AAR Anggota Polsek Pujut
10 Brigarid KS Anggota Polsek Pujut
11 TAH Warga Jerowaru
12 LIJ Warga Jerowaru
13 LAM Warga Jerowaru
14 LRF Warga Jerowaru
15 LK Warga Narmada
16 HWA Kades Selat
17 Fir Warga Narmada
18 Fat Warga Narmada
19 Wir Kadus Selat Barat

Sumber : Polda NTB
 

Kategori:Berita
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: